Skip to main content
Workspace WhatsApp untuk chat sampai beres
Wazapin

Tentang kami

Kami membangun cara kerja,
bukan sekadar inbox.

Wazapin lahir dari masalah yang dilihat langsung setiap hari: order hilang di tumpukan chat, pembayaran tidak terkonfirmasi, dan ingetin lagi yang lupa — karena tim bekerja dengan alat yang hanya bisa membalas pesan.

Wazapin workspaceLive
Tentang kami / workflow previewMove every chat forward.
01New conversationCustomer message has an ownerIn
02Context is readyAI suggests the next actionAI
03Work gets finishedOrder, payment, or follow-upDone

01 / Yang kami percaya

Empat prinsip di balik setiap keputusan produk.

01

Chat bukan antrean — itu pekerjaan.

Setiap percakapan membawa tugas: menjawab, membuat order, menagih, mengirim, menindaklanjuti. Kami membangun Wazapin supaya tugas itu punya yang megang dan selesai.

02

AI berguna hanya jika bisa mengambil langkah.

Jawaban yang benar tapi berhenti di teks tidak menyelesaikan apa-apa. AI Wazapin terhubung ke workflow nyata — dengan guardrail dan manusia yang tetap pegang kendali.

03

Konteks adalah layanan pelanggan.

Customer yang harus mengulang cerita merasa tidak dilayani. Kami memastikan riwayat, order, dan status ikut bersama setiap percakapan dan setiap oper chat.

04

Kepemilikan tidak boleh disandera.

Nomor WhatsApp, data pelanggan, dan hasil kerja tim kamu adalah milik kamu. Kami permudah ekspor dan migrasi, bukan persulit.

02 / Kenapa kami fokus di WhatsApp

Karena di sinilah pelanggan kamu sudah berada.

Di Indonesia, WhatsApp bukan salah satu channel — ia adalah channel. Pelanggan bertanya, memesan, dan menagih kabar di sana. Yang kurang selama ini bukan channel-nya, melainkan cara menyelesaikan pekerjaannya.

Ingin tahu bagaimana prinsip ini jadi produk? Lihat cara kerjanya atau langsung bicara dengan tim.

ChatOrderTagih

3 langkah biar chat beres sampai lunas

Lihat gimana Wazapin beresin chat sampai duit masuk.

Ikutin chat asli: dari sapa pertama sampai bayar dan kamu ingetin lagi.